Analisa Kestabilan Sistem

2

1. Kestabilan Sistem

Kriteria stability yang ditemukan oleh E.J.Routh dan A.Hurwithz merupakan kriteria yang penting dan handal diterapkan dalam analisa  stabilitas suatu sistem linier. Kriteria Routh-Hurwitz didasarkan pada pengurutan koefisien persamaan karakteristik suatu sistem transfer function G(s) = p(s)/q(s) dengan persamaan karakteristik. Kriteria Hurwitz dapat digunakan untuk mengetahui instabilitas sistem, tapi tidak cukup untuk memastikan stabilitas sistem. Kriteria Routh-Hurwitz adalah metode yang efektif untuk menguji kestabilan sistem. Definisi kestabilan sistem :

  • Stabil, jika respon sistem terhadap pengganggunya berlangsung cepat, dan akhirnya hilang.
  • Tidak stabil, jika respon sistem terhadap pengganggunya hilang menjadi amplitude tak terhingga atau osilasi menerus maupun kombinasinya (t → ~) .
  • Stabil terbatas, jika respon sistem terhadap pengganggunya berlangsung sesaat cepat, ‘dan akhirnya kembali konstan.

Bagian lain dari konsep kestabilan adalah berupa sistem linear yang dikarakteristikan sebagai berikut :

  • Stabil absolute, apabila harga dari semua parameter sistem stabil.
  • Stabil kondisional, apabila harga dari semua parameter sistem konstan / stabil pada daerah kurva/lengkung tertentu.

Continue reading